Jujur saja, kalau ada yang bilang dua tahun lalu kalau saya akan kembali mengikuti JKT48, mungkin saya akan tertawa dan bilang, "Ah, kayaknya nggak mungkin."
Kurang lebih selama dua tahun terakhir saya benar-benar jauh dari dunia JKT48. Tidak lagi mengikuti update member, tidak menonton konten, bahkan kadang tidak tahu lagu atau generasi baru yang muncul. Kesibukan hidup dan berbagai masalah pribadi membuat saya perlahan meninggalkan hal yang dulu sempat menjadi bagian dari keseharian.
Tapi hidup memang lucu.
Di saat saya sedang berada di fase yang cukup berat, ketika quarter-life crisis datang tanpa permisi, ketika saya kehilangan arah, kehilangan semangat, dan kehilangan banyak hal yang dulu membuat saya bersemangat, entah bagaimana saya justru kembali menemukan JKT48.
Awalnya hanya iseng. Muncul satu video di beranda, lalu menonton satu lagi, kemudian satu lagi. Sampai akhirnya saya sadar kalau saya mulai mencari update mereka secara sengaja. Mulai mengenali member-member baru, mulai mendengarkan lagu-lagu yang dulu sering saya putar, dan mulai merasakan sesuatu yang sudah lama hilang.
A sense of comfort.
Rasanya seperti bertemu kembali dengan teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak ditemui. Tidak ada yang berubah secara drastis, tetapi kehadirannya membawa perasaan hangat yang sulit dijelaskan.
Yang menarik, ternyata alasan saya kembali bukan hanya karena idolnya atau hiburannya. Mungkin lebih dari itu. Di tengah hidup yang terasa berantakan, saya menemukan sesuatu yang bisa membuat pikiran saya beristirahat sejenak. Sesuatu yang membuat saya tersenyum tanpa harus memikirkan masa depan, pekerjaan, atau berbagai hal yang selama ini membebani kepala.
For a moment, I can simply enjoy the present.
Mungkin bagi sebagian orang ini terdengar sepele. Hanya mengikuti grup idol. Tapi kadang yang kita butuhkan memang bukan solusi besar. Kadang kita hanya membutuhkan sesuatu yang bisa membuat hari terasa sedikit lebih ringan.
Dan untuk saat ini, JKT48 menjadi salah satu hal kecil yang membantu saya bertahan di fase yang tidak mudah.
Saya tidak tahu sampai kapan akan mengikuti mereka lagi. Mungkin hanya sementara, mungkin juga akan bertahan lebih lama dari yang saya kira. Tapi yang jelas, saya bersyukur karena secara tidak sengaja menemukan kembali sesuatu yang pernah membuat saya bahagia.
Karena terkadang, saat kita kehilangan arah dalam hidup, kita tidak selalu menemukan jawaban. Kadang kita hanya menemukan alasan untuk tetap melangkah satu hari lagi.
Dan untuk sekarang, itu sudah lebih dari cukup.

Komentar
Posting Komentar