Sebagai Treasure Maker, Saya Jujur Sedikit Kecewa



Saya sudah cukup lama menjadi Treasure Maker, fandom dari TREASURE. Menjadi fans mereka sebenarnya adalah pengalaman yang menyenangkan. Ada banyak momen yang membuat saya bangga. Setiap comeback terasa seperti perayaan kecil, setiap penampilan mereka di panggung selalu membuat saya kagum, dan setiap kali mereka mencapai sesuatu yang besar rasanya seperti ikut merayakannya juga.

Tapi belakangan ini ada satu perasaan yang terus muncul di kepala saya, dan jujur saja agak sulit untuk diabaikan. Perasaan itu adalah kecewa.

Bukan kecewa pada TREASURE sebagai artis. Bukan juga pada para member yang jelas sudah bekerja sangat keras selama ini. Saya justru sangat menghargai usaha mereka. Mereka latihan bertahun-tahun sebelum debut, mereka terus berkembang, mereka juga menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar idol biasa.

Yang membuat saya kecewa justru situasinya.

Tahun ini TREASURE sudah hampir memasuki enam tahun sejak debut mereka di bawah YG Entertainment. Enam tahun sebenarnya bukan waktu yang sebentar dalam industri K-Pop. Dalam waktu itu mereka sudah merilis banyak lagu, melakukan berbagai promosi, mengadakan tur, dan membangun fandom yang cukup besar.

Namun ada satu hal yang sampai sekarang masih terasa kosong bagi saya sebagai fans: TREASURE belum pernah benar-benar mengadakan world tour.

Setiap kali ada pengumuman tur dari mereka, saya selalu merasa excited duluan. Saya sering berpikir, mungkin kali ini akan berbeda. Mungkin kali ini benar-benar world tour. Tapi setiap kali daftar kotanya keluar, rasanya selalu sama. Asia. Jepang. Asia lagi. Jepang lagi.

Saya sebenarnya mengerti kenapa Jepang sering menjadi fokus. Pasar musik di sana besar dan TREASURE memang punya fanbase yang kuat di Jepang. Konser mereka di sana juga sering penuh. Tapi di sisi lain, sebagai fans global yang berada di luar jalur tur itu, rasanya seperti hanya bisa menonton dari kejauhan.

Saya sering melihat video konser mereka lewat Instagram, Twitter, YouTube dan media sosial lainnya. Melihat fans lain berteriak di venue, melihat lautan lightstick, melihat betapa hidupnya energi mereka di atas panggung. Rasanya ikut senang, tapi di saat yang sama juga muncul pertanyaan kecil di kepala saya: kapan ya mereka bisa benar-benar melakukan world tour?

Yang kadang membuat saya semakin kesal adalah komentar dari orang-orang yang bukan fans. Ada yang bilang bahwa TREASURE belum world tour karena demand mereka kurang. Jujur saja, sebagai Treasure Maker, kalimat seperti itu terasa sangat menyebalkan.

Karena kalau melihat kenyataannya, rasanya tidak masuk akal. Album mereka bisa mencapai status million seller, merchandise mereka hampir selalu habis dalam waktu singkat, dan lagu-lagu mereka juga sering viral di media sosial. Saya sering melihat orang menggunakan lagu mereka bahkan tanpa sadar bahwa itu lagu TREASURE.

Jadi ketika ada yang mengatakan demand mereka kurang, rasanya seperti meremehkan bukan hanya TREASURE, tapi juga para fans yang sudah mendukung mereka selama ini.

Hal lain yang membuat saya semakin bingung adalah fakta bahwa TREASURE sebenarnya adalah grup yang sangat berbakat. Mereka punya vokal yang kuat, rap line yang solid, dan perform yang selalu penuh energi. Beberapa member bahkan ikut terlibat dalam penulisan lagu dan produksi musik. Itu menunjukkan bahwa mereka bukan hanya performer, tapi juga musisi yang berkembang.

Setiap kali saya melihat penampilan mereka di panggung, saya selalu merasa bahwa mereka sebenarnya sangat cocok untuk tur besar. Energi mereka terasa seperti dibuat untuk panggung yang lebih luas, untuk penonton yang lebih banyak, untuk fans dari berbagai negara.

Mungkin karena itulah rasa kecewa ini muncul. Karena saya tahu mereka punya potensi yang besar.

Menjadi fans K-Pop di zaman sekarang sebenarnya sangat dimudahkan oleh internet. Kita bisa menonton comeback mereka, melihat live streaming, atau mengikuti berbagai konten mereka secara online. Tapi tetap saja, menonton konser secara langsung adalah pengalaman yang berbeda.

Ada sesuatu yang tidak bisa digantikan oleh layar.

Perasaan berada di tempat yang sama dengan artis yang kita dukung. Mendengar mereka bernyanyi langsung. Berteriak bersama ribuan fans lain yang merasakan hal yang sama.

Sebagai Treasure Maker, saya juga ingin merasakan itu suatu hari nanti.

Kalau dipikir-pikir, rasa kecewa ini sebenarnya datang dari tempat yang sama dengan rasa bangga. Saya kecewa justru karena saya peduli. Saya tahu mereka bekerja keras. Saya tahu mereka mencintai panggung. Dan saya tahu mereka juga pasti ingin bertemu lebih banyak fans di seluruh dunia.

Karena itu saya masih berharap.

Saya berharap suatu hari nanti akan ada pengumuman yang benar-benar berbeda. Bukan hanya tur Asia atau Jepang lagi, tapi benar-benar world tour. Tur yang membawa TREASURE ke lebih banyak negara, ke lebih banyak fans yang sudah menunggu begitu lama.

Dan kalau hari itu benar-benar datang, mungkin semua rasa menunggu selama ini akan berubah menjadi satu perasaan sederhana.

Akhirnya.




Komentar

Postingan Populer