Sunyi Pada Waktu Dunia Belum Sepenuhnya Bangun
Ada hal yang selalu terasa berbeda saat menjelang subuh. Udara dingin, jalanan sunyi, dan langit belum benar-benar biru.
Pagi itu aku bangun lebih pagi dari biasanya untuk bersiap pergi sholat subuh di masjid bersama dengan kakak dan 2 sepupuku.
Jalan menuju masjid tidak terlalu jauh dari rumah, hanya kurang lebih 4 menit jika berjalan kaki. Biasanya tidak ada yang aneh, tapi pagi itu... Rasanya berbeda.
Saat berjalan kami merasakan seperti ada yang memperhatikan langkah kami, kemudian di tempat yang agak gelap tiba-tiba kami mencium aroma yang sangat wangi, entah dari mana asal bau itu. Tapi aromanya benar-benar semerbak seperti minyak wangi se botol yang ditumpahkan ke pakaian. Tanpa aba-aba kami semua berlari tanpa arah dan sampai juga di tujuan. Sekarang aku baru menyadari pesan dari orang tua kalo;
"jam-jam sebelum subuh itu waktu paling sunyi.. banyak keberkahan, tapi juga banyak yang tidak terlihat".
Sesekali pengalaman seperti itu masih kita ceritakan, dan mengingatkanku bahwa subuh bukan hanya tentang bangun pagi. Ada ketenangan yang tidak dimiliki waktu lain, ada keberanian yang di uji ketika beraktivitas dalam gelap, dan mungkin ada hal tidak terlihat yang ikut beraktivitas dengan kita.
Meskipun ini pengalaman pribadi, tapi ada beberapa point penting yang bisa dipetik,
1. Waktu subuh adalah waktu spiritual paling kuat
dalam banyak ajaran agama, waktu subuh itu waktu turunnya Rahmat. Suasananya senyap bukan hanya secara fisik, tapi juga secara spiritual. Orang jaman dulu juga bilang kalo waktu sebelum subuh itu waktu yang membuka portal antara dunia nyata dengan dunia ghaib. Banyak makhluk ghaib yang aktif melakukan kegiatan pada rentang waktu sebelum subuh.
2. Keamanan tetap penting
Kalo kamu mau keluar rumah sebelum subuh, pastikan semua dalam keadaan aman mulai dari jalan yang ada penerangan atau bisa membawa sendiri, usahakan pergi dengan kelompok, kalo terpaksa sendiri bisa lebih untuk berpikir positif supaya tidak memanggil aura negatif datang, dan yang terakhir adalah berdoa sebelum melakukan perjalanan.
3. Alam sebelum fajar memang lebih sunyi
Secara ilmiah disebut pre-dawn hush, udara jadi lebih padat dan suara jadi lebih jarang terdengar, sehingga kita jadi lebih peka terhadap bunyi kecil.
Disaat seperti itu bukan karena ada sesuatu yang seperti mengikuti langkah kita, tapi karena pikiran kita belum sepenuhnya bangun, sementara dunia masih setengah tidur.
Itulah waktunya ketika otak memainkan ketakutannya sendiri.
Waktu subuh bukan hanya soal mengejar pahala atau menyambut cahaya pertama... Tapi juga latihan kecil untuk mengalahkan ketakutan di waktu sunyi; takut gelap, takut sendiri, dan takut akan hal yang tidak terlihat.

Komentar
Posting Komentar