🎍Belajar Sabar dari Bambu yang Tumbuh Diam-Diam

Ada tanaman yang tumbuh diam-diam di pekarangan rumah, dipinggir sungai ataupun dipinggir sawah. Bambu, bentuknya sederhana, tidak berbunga indah, tidak memiliki wangi yang mencolok, tidak juga menjadi simbol kemewahan.
Tapi ada sesuatu dari bambu yang membuat kita penasaran, memperhatikan dan diam, seolah dia ingin menyampaikan rahasia dari bunyinya.

Tahu nggak, bambu tumbuh dengan waktu yang lama bahkan bisa bertahun-tahun untuk menumbuhkan akar dibawah tanah yang tidak terlihat. Progresnya lama, seandainya bambu punya media sosial mungkin dia akan bilang ;

"Kok nggak berkembang yaa, apa aku kurang 
 Backing soda?"
"Nggak ada progres yaa?"
"Ini masih di tempat yang sama ini!"

Padahal dia diam-diam sedang memperkuat fondasi, agar ketika saatnya ia tumbuh tinggi, ia tidak mudah goyah.
Kita juga kadang ada di fase itu, kerja keras yang belum terlihat hasilnya, doa yang belum terjawab, atau harapan yang terasa tidak terlihat lagi dan dunia yang membuat kita merasa tertinggal. Tapi dengan adanya bambu, bisa mengingatkan kita pada
"Tidak semua proses harus terlihat Oleh dunia, kadang pertumbuhan yang berharga terjadi dalam diam".

Dan yang unik dari bambu itu, dia bisa membungkuk diterpa angin, tapi jarang patah.
Ia lentur tapi kokoh, Ia terus menyesuaikan dengan keadaan tapi tidak pernah kehilangan dirinya.
Di dunia yang keras dan mengerikan ini, bambu mengajarkan 
Kita boleh mengalah, tapi bukan berati kita mengalah,
Kita boleh menunduk tapi tetap berwibawa
Kita boleh lentur tapi tidak kehilangan arah
.
Ada kekuatan yang lahir dari hati yang lentur, yang bisa mengikuti tapi tetap tegas pada tujuan.

Bambu juga tumbuh dalam segala cuaca,
Digoyang angin, dIsiram hujan dan diterpa panas. Ia tidak memilih musim, tapi ia beradaptasi dengan segala cuaca dan menyerap semua yang perlu serta melepaskan yang tak berguna.

Lihat kan, betapa indahnya hidup jika kita menerima semua apa adanya, yang positif kita ambil sedangkan yang negatif bisa kita buang, kita harus bisa menerima rasa sakit dan fase sulit, karena setiap keadaan membawa pelajaran.

Kita tidak tumbuh hanya pada saat hari berjalan dengan mulus,
Tapi kita tumbuh karena kita bisa terus bertahan pada hari yang berat.

Sama dengan progres hidup kita, ketika akar bambu sudah tumbuh, ia tidak lagi tumbuh dengan pelan, melainkan Ia meninggi cepat, menjulang dan seolah ingin membuktikan hasil dari kesabarannya.

Pelajarannya adalah ketika waktumu tiba, keberhasilan akan mengejar mu.
Kalau kamu merasa progres hidupmu terasa pelan, belum terlihat dan merasa tertinggal.
Ingatlah bambu, kadang tuhan ingin kita memperkuat akar dulu, sehingga kita bisa lebih kuat nantinya. Karena sesuatu yang tumbuh cepat belum tentu kuat, tapi sesuatu yang disiapkan dengan sabar, akan bertahan lama. 

Komentar

Postingan Populer